Banda Aceh, RUBRIKA – Pada Sabtu 10 April malam lalu, Pengurus Pusat Ikatan Alumni Kedokteran Unsyiah (IAKU) mengadakan pertemuan internal dengan seluruh ketua cabang IAKU kabupaten/kota Se Aceh. Pertemuan yang bertajuk “Silaturahmi dan Pertemuan Internal IAKU Se-Aceh” ini hanya dihadiri kepengurusan internal IAKU termasuk  pengurus kabupaten/kota dan tidak ada pihak luar yang diundang. Pertemuan yang berlangsung hampir 4 jam tersebut mengagendakan beberapa hal, antara lain jadwal dan tempat pelaksanaan Musyawarah Besar (IAKU) yang akan datang. Mubes IAKU ini sendiri sudah tertunda sekitar setahun lebih akibat adanya Pandemi Covid-19. Rencananya mubes ini sendiri akan segera dilaksanakan selepas Idul Fitri tahun ini.

Advertisement

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum IAKU, dr.Nasrul Musadir, Sp.S, FINA memberikan beberapa arahan mengenai eksistensi IAKU di setiap daerah. Dokter ahli neurointervensi vaskular ini meminta kepada seluruh kader IAKU untuk aktif membantu pemerintah daerah masing-masing dalam penanganan Covid-19 khususnya berkenaan dengan kegiatan vaksinasi, disamping juga terus mengembangkan eksistensi dalam kegiatan sehari-hari memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, kandidat doktor dari Universitas Airlangga ini juga menyampaikan tentang terpilihnya Kota Banda Aceh sebagai tuan rumah muktamar IDI yang akan datang sebagai hal yang patut disyukuri. Ini merupakan momen dan kesempatan terbaik untuk membuktikan tentang Aceh dan merupakan kesempatan promosi yang patut dipergunakan dengan sebaik-baiknya. “Saya berharap seluruh anggota IAKU dapat mendukung dan membantu kegiatan Muktamar IDI ini sebagai salah satu bentuk apresiasi kita terhadap kerja keras pengurus IDI Kota Banda Aceh” ucap Nasrul.

Di sesi selanjutnya, pengurus pusat juga menyampaikan sekilas tentang berbagai kegiatan dan aktivitas IAKU periode ini. Sejumlah capaian dan beberapa kegiatan yang masih belum terwujud dengan baik.

Pada saat sesi ramah tamah, sejumlah ketua cabang menanyakan tentang status kepengurusan IKA Unsyiah. “Sepengetahuan saya, masa kepengurusan IKA sudah lama berakhir dan saya belum mendengar tentang proses pergantian kepengurusan” sebut salah seorang ketua cabang IAKU dari daerah pantai barat selatan.

“Kita memberikan apresiasi akan pencapaian USK yang makin hebat dan membanggakan sekarang ini, dan seiring dengan itu, semestinya juga organisasi alumninya juga semakin bagus dan profesional, dan dapat memberikan dukungan nyata bagi USK, tidak saja di level nasional tapi juga internasional” tambah ketua cabang IAKU yang lain” Menanggapi hal tersebut, Nasrul berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada pengurus IKA Unsyiah. “Dalam waktu dekat kita akan berkomunikasi dengan Bang Leman” tandas Nasrul.

Leave a Reply