Banda Aceh, RUBRIKA — Rapat Pleno Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) melalui rapat pleno pada, Rabu (31/3/2021) menetapkan Banda Aceh sebagai tuan rumah penyelenggaraan Muktamar IDI XXXI yang akan diselenggarakan pada akhir 2021.

Advertisement

Kabar itu disampaikan Koordinator Kesiapan Kredensial Banda Aceh, dr Candra setelah menerima kepastian dari pengurus yang mengikuti secara Rapat Pleno PB IDI.

“Benar, Banda Aceh terpilih dan ditetapkan sebagai tuan rumah Muktamar IDI XXXI,” katanya, Kamis (1/4/2021).

Disampaikan, terpilihnya Banda Aceh sebagai tuan rumah sepenuhnya hasil dari penilaian Tim Kredensial Penilai Calon Penyelenggara Muktamar IDI XXXI.

“Score Banda Aceh lebih tinggi dari score daerah lain yang juga ikut mengajukan diri sebagai tuan rumah,” tambahnya.

Disebutkan, dukungan Pemerintah Aceh dan Pemko Banda Aceh sangat menentukan terpilihnya Banda Aceh sebagai tuan rumah.

“Ini sekaligus mengkonfirmasi bahwa Aceh sudah lebih maju dan aman sehingga sudah layak diselenggarakan perhelatan besar,” kata Candra.

Candra juga menyatakan bahwa dengan terpilihnya Aceh maka itu menjadi pertanda bahwa pengendalian pandemi Covid-19 di Aceh cukup dipercaya oleh kalangan medis.

“Semoga sampai akhir tahun 2021, kita terus memperlihatkan kemampuan mengendalikan covid-19 di Aceh,” tambahnya.

Menurut Candra, penetapan Banda Aceh sebagai tuan rumah Muktamar IDI yang langsung disampaikan oleh Ketua PB IDI Dr Daeng M Faqih, SH, MA sebagai pimpinan pleno yang diikuti 60 peserta (online dan offline) merupakan sebuah sejarah.

“Setelah 30 kali penyelenggaraan Muktamar kita baru memperoleh kepercayaan. “ tambahnya.

Candra memperkirakan pada Muktamar IDI nanti, diperkirakan sekitar 6.000 dokter akan datang ke Banda Aceh.

“Mari kita sambut dengan penuh antusias karena ini akan memberi manfaat ekonomi juga bagi berbagai pihak, termasuk para pedagang kecil, penginapan bahkan juga lokasi wisata, tentu saja jika kita semua semakin menunjukkan kepatuhan pada protokol kesehatan,” tutup Candra. []

Leave a Reply