TAKENGON, RUBRIKA – Dalam rangka mengangkat potensi wisata Danau Lut Tawar, Takengon. Eksibisi Danau Lut Tawar akan di gelar pada tanggal 13 Maret 2021. Menurut Ketua Panitia kegiatan itu, Waladan Yoga, kegiatan ini tidak bersifat pertandingan, hanya lebih kepada olahraga dengan berlari mengelilingi Danau Lut Tawar sepanjang ±50 Kilometer.

Advertisement

“Kegiatan ini bersifat eksibisi dan diikuti oleh pelari profesional, mereka yang ikut dalam kegiatan ini adalah pelari profesional dari berbagai latar belakang,” kata Waladan, Kamis 11 Maret 2021.

Menurutnya, mereka yang direncanakan ikut diantaranya ada ibu Adita Irawati (Staff ahli khusus Menteri Perhubungan/Juru Bicara Kementrian Perhubungan, mantan staf khusus Presiden, pelari ultra), Nicky Hogan (Mantan salah satu Direktur Bursa Efek Jakarta dan seorang pelari ultra) Carla Felany (pelari ultra wanita yang meraih juara 1 relay 320 km Tambora Challange).

“Kemudian, Josephine Pipin (Pelari ultra wanita), Erry Permana Seorang pelari ultra (50 tahun), Yudi Iskandar (Seorang banker, pelari trail), Arie Soebandi (Seorang karyawan, pelari ultra), Altri W Seorang karyawan, pelari trail) Pengku Adrianne (Pemandu wanita dikegiatan lari trail/hiking dibeberapa gunung di Jawa Barat, dan pelari ultra), Mila Marlina (Pelari ultra trail international) Adi Rifandi (Pelari ultra dan miners expertise), Hadityo (Pelari Ultra Gundala Runners dan pelari trail) Andi Ronald Khomeini (Pelari ultra Gundala Runners),” kata Waladan.

Sebelumnya, kata Waladan, mereka sudah melakukan kegiatan dibeberapa daerah di Indonesia, terakhir kemarin kegiatan ini mereka lakukan di Nusa Tenggara Timur, selain itu juga bisa manfaatkan kegiatan ini sebagai ajang promosi wisata di Kabupaten Aceh Tengah dan sekitarnya.

“Mereka yang hadir adalah sosok yang selama ini mengadakan berbagai event lari yang bertaraf internasional, ini momentum yang sangat baik untuk potensi kegiatan kedepannya, apalagi kegiatan lari yang bertaraf internasional spotnya cukup banyak di Gayo, kita butuh undang mereka untuk maping lokasi, potensi dan hal teknis lainnya,” ujarnya.

“Ada begitu banyak potensi wisata alam Gayo yang dapat dijadikan event olahraga berskala besar, kegiatan yang kita laksanakan ini sifatnya masih ekshibisi, kedepan kita berharap dari kegiatan ini bisa memunculkan kegiatan berskala besar untuk mengangkat potensi wisata alam Gayo,” tambahnya.

Kegiatan dilaksanakan ini, ujar dia sudah pasti menerapkan protokol kesehatan dengan sangat ketat, minsalnya para peserta yang hadir sudah terlebih dahulu melakukan SWAB antigen di Bandara, bahkan beberapa dari mereka sudah menerima vaksin Covid-19.

“Kita patuhi betul prokes yang ada, minsalnya tidak ada kerumunan, peserta yang ikut juga sangat sedikit, Alhamdulillah pada kesempatan ini mereka bersedia luangkan waktu untuk hadir mengangkat potensi wisata alam Gayo, kita sebagai panitia kecil hanya mencoba memberikan pelayanan terbaik, kita butuh branding wisata yang lebih agresif dan progresif untuk mendatangkan wisatawan yang lebih besar,” ujarnya.

“Kampanye wisata yang positif harus terus kita lakukan demi branding wisata alam Gayo yang lebih baik, minsalnya branding yang baij itu kita mulai dengan kegiatan ekshibisi ini,” tutup Waladan.

Previous articleNova dan Istri Tunaikan Kewajiban Bayar Zakat di Baitul Mal Aceh
Next articleTinjau Sekolah Wilayah Tengah, Kadisdik Aceh Harapkan Sinergitas Untuk Mewujudkan Lulusan Unggulan

Leave a Reply