Erika Mulyani, Ketua PPJI Aceh memilih mengajak rekan-rekannya untuk tidak mengeluh atas keadaan yang terjadi karena covid-19.

Advertisement

Sebagai pengusaha jasaboga atau kuliner mereka juga menjadi kalangan yang ikut terdampak secara ekonomi karena covid-19.

“Usaha kuliner kami terhenti karena sektor pariwisata ikut lumpuh,” kata Erika, Selasa (7/4).

Begitu juga dengan kerjasama warung, termasuk jasa chif untuk hotel, atau juga acara pelatihan dan lainnya, yang juga lesu karena tamu hotel tidak lagi ramai yang menginap dan kegiatan pelatihan dilakukan refocusing oleh pemerintah dan kalangan lainnya guna menghindari keramaian.

“Kami bisa saja mengeluh, menumpah kekesalan di media sosial, tapi sejak kami menyalurkan bantuan ini, ada banyak warga dhuafa yang harus terus mencari rezeki di tengah ancaman paparan virus corona. Bagaimana mereka mengeluh, bagaimana pemulung hendak mengeluh?” katanya, Selasa (7/4).

Untuk itu, PPJI Aceh mengambil inisiatif menggalang donasi dari pengurus dan anggota serta dari simpatisan lalu menyalurkannya untuk warga yang membutuhkan.

Erika percaya, jika beban bersama ini ditanggung secara bersama maka masa sulit dapat dilewati dengan lebih ringan.

“Kita bisa lalui masa sulit ini bersama-sama, termasuk dengan saling bantu membantu, jaga jarak oke, tapi jangan sampai hati kita juga ikut berjarak,” tutupnya.[]

Previous articlePPJI Aceh Kembali Salurkan Bantuan Tahap II untuk Warga Terdampak Covid-19
Next articleTerkait SE Tarawih di Rumah, Kemenag Aceh Koordinasi dengan MPU

Leave a Reply