Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf/Foto: Tirto.id

Banda Aceh, RUBRIKA.id — Mahkamah Agung menolak kasasi yang diajukan Irwandi Yusuf, terkait kasus korupsi yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun 2018.

Advertisement

Dalam putusan yang dimuat di website mahkamahagung.go.id pada Kamis (13/2/2020) dengan nomor perkara 444 K/PID.SUS/2020 diketahui Status perkara adalah “Putus” dan Amar Putusan “Tolak Perbaikan”.

Sebelumnya diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta terkait vonis 7 tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider 3 bulan kurungan terhadap Irwandi Yusuf. Atas upaya banding itu, Pengadilan menambah jumlah hukuman terhadap Irwandi Yusuf menjadi 8 tahun penjara dan mencabut hak politik selama 5 tahun.

Irwandi Yusuf kemudian melakukan Kasasi ke Mahkamah Agung pada 28 Januari 2020 dengan nomor surat pengantar: W10.U1/16.235/HN.05.XI.2019.03.

Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf selama melayangkan Kasasi ditetapkan sebagai tahanan Mahkamah Agung sejak 28 Agustus 2019. Dia ditahan di Rumah Tahanan KPK yang penahanannya sudah dilalui sejak ditetapkan sebagai tersangka pada 3 Juli 2018 lalu.[]

Leave a Reply