Banda Aceh, RUBRIKA.id — Sekretaris Daerah Aceh, dr Taqwallah, M. Kes, menyambut kedatangan dua Kasad di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Selasa, 14 Januari 2020.

Advertisement

Kedua Kasad yang dimaksud adalah Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa, dan Panglima Angkatan Darat Kerajaan Thailand (Panglima Royal Thailand Army/RTA), Apirat Kongsompong.

Informasi yang dihimpun RUBRIKA.id, menyebutkan kedatangan kedua Kasad tersebut ke Aceh untuk menandatangani perjanjian kerjasama keamanan, sekaligus menyelesaikan konflik di selatan Thailand.

Kehadiran Panglima RTA ke Aceh turut didampingi oleh Kepala Staf Angkatan Darat Thailand, Jenderal Thirawat Boonyawat, Komandan Wilayah 4 AD Thailand, Letnan Jenderal Pornsak Poonsawat, dan Mayjen Thira Daewa selaku Directur of the Internal Security Operations Command (ISOC) Region 4 Forward Command.

Melansir Bangkok Post, Selasa, diketahui kedatangan para jenderal dari Thailand ke Aceh tersebut dalam rangka penyelidikan terkait keterlibatan gerilyawan Aceh dalam pemberontakan di Thailand.

Keterlibatan itu disebutkan terjadi sejak adanya perampokan senjata dari gudang senjata militer Thailand pada 2004 lalu.

Dikabarkan, gerilyawan dari Aceh tersebut lantas memboyong sebagian senjata hasil perampokan itu untuk perjuangan kemerdekaan di daerah tersebut.

Sebagian senjata lagi dipergunakan gerilyawan Thailand untuk memberontak.

Tak hanya itu, menurut Bangkok Post, kedatangan para jenderal Thailand ke Aceh tersebut juga menelusuri terkait adanya informasi keterlibatan gerilyawan Aceh dalam pelatihan kelompok separatis di negeri Gajah Putih.

Namun, tidak diketahui kelompok dari mana yang menjadi instruktur pelatihan militer bagi gerilyawan di Thailand karena mereka menggunakan penutup wajah.[adv]

Leave a Reply