Banda Aceh, RUBRIKA.id — Komisi Informasi Aceh (KIA) memberikan penghargaan Keterbukaan Informasi Publik kepada Badan Publik Dinas Komunikasi, Informasi, dan Persandian Aceh sebagai SKPA peringkat pertama dengan kualifikasi menuju informatif.

Sementara untuk Badan Publik pemerintah kabupaten/kota peringkat pertama diberikan kepada Banda Aceh dengan kualifikasi informatif.

Pemberian anugerah keterbukaan informasi ini dilaksanakan pada Selasa, 3/12 di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah Aceh. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Plt. Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah, Mt, Kepala Badan Publik seperti Kepala SKPA, Bupati dan Walikota, Kepala Instansi Vertikal di Aceh, Pimpinan BUMN di Aceh, Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri, Pimpinan Partai politik di Aceh, serta pimpinan organisasi Non Pemerintah (LSM).

Untuk Badan Publik perguruan tinggi diberikan kepada IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa dengan kualifikasi menuju informatif. Sedangkan untuk Badan Publik organisasi non pemerintah diberikan kepada MaTA dengan kualifikasi menuju informatif. Terakhir, Badan Publik instansi vertikal peringkat pertama diberikan kepada Kanwil Dirjen Kekayaan Negara dengan kualifikasi menuju informatif.

Dalam laporannya, Drs. Yusran M.Si, Ketua KIA menyampaikan bahwa mengetahui komitmen dan kepatuhan dari Badan Publik Pemerintah seperti Pemerintah Aceh melalui SKPA, Kabupaten/Kota, Instansi Vertikal, Perguruan tinggi Negeri, BUMN, Partai Politik, Organisasi Non Pemerintah di Aceh menyediakan informasi berkala, informasi tersedia setiap saat dan informasi yang disediakan secara serta merta.

Lebih lanjut dia tambahkan, evaluasi badan publik ini juga untuk melihat upaya yang dilakukan oleh badan public dalam menyedian informasi public sesuai dengan standar layanan informasi publik. Komisi Informasi Aceh, tambahnya, melakukan pemeringkatan terhadap badan public dalam menjalankan amanah UU keterbukaan informasi publik.

Yusran, menyampaikan bahwa tahapan penilaian badan publik ini telah dilaksanakan sejak Agustus hingga November 2019 yang melibatkan 159 Badan publik yang tersebar di seluruh kabupaten/kota.

Dalam penilaian tersebut, sesuai dengan peraturan Komisi Informasi Pusat nomor 5 Tahun 2016 tentang Metode dan teknik Evaluasi keterbukaan Informasi Publik, telah ditentukan 5 kualifikasi yaitu Informatif, Menuju Informatif, Cukup Informatif, kurang Informatif, dan Tidak Informatif.

Dalam sambutannya, Plt.Gubernur Aceh Ir.H.Nova Iriansyah, MT mengucapkan selamat kepada badan Publik baik dari SKPA, Kabupaten/Kota, Instansi Vertikal, BUMN, Perguruan Tinggi dan Organisasi Non Pemerintah yang telah mendapat anugrah keterbukaan informasi publik. Meskipun, tambahnya, masih sedikit SKPA yang mengembalikan formulir penilaian.

“Ini tamparan bagi kami karena masih sedikit SKPA yang mengembalikan formulir. Jangan kan kualitas, kuantitas saja masih menjadi tantangan bagi kita,” ungkap plt. Gubernur Aceh.

Dia mengingatkan seluruh kepala SKPA agar ke depan keterbukaan informasi publik hendaknya menjadi perhatian. Beliau menyampaikan bahwa, pemerintah Aceh tidak alergi dengan kritik. Tentunya, tambah dia, kritik yang konstruktif. []

Leave a Reply