Langsa, RUBRIKA. Id — Untuk menuntaskan pembangunan Rumah Sakit (RS) Regional Langsa masih butuh 600 miliar lagi sehingga manfaat pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat optimal.

Kebutuhan dana itu berdasarkan DED yang sudah dibuat dengan output lima gedung yaitu gedung A, B, C, D dan E.

Sejauh ini sudah dua tahap pembangunan RS Regional Langsa yaitu dimulai tahun 2018 dengan kontrak 3,8 miliar dan pada tahun 2019 senilai 39,29 M dan baru capaian struktur gedung B yang belum fungsional.

Tahun 2020 juga baru diplot anggaran sebesar 34 M untuk finishing gedung B. “Butuh waktu lama jika anggarannya sedikit, tahun 2021 akan kita pacu lagi,” ujar Dadek yang melaksanakan sidak ke pembangunan RS Regional Langsa, Kamis (28/11).

Asisten II Setda Aceh Teuku Ahmad Dadek mengatakan Pemerintah Aceh mengalokasikan anggaran 38.9 M melalui dana otsus Aceh untuk pembangunan RS Regional Langsa dan sudah memasuki tahap 2.

“Keberadaan rumah sakit ini nantinya akan menjadi rumah sakit rujukan terhadap pelayanan kesehatan terutama bagi warga kabupaten/kota di wilayah timur, Aceh,” kata Dadek.

Proyek yang berlokasi di areal komplek PTPN Langsan ini membutuhkan sejumlah 600 M lagi untuk menyelesaikan keseluruhan hingga fungsional.

“Ini semua demi kepentingan masyarakat Aceh dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan, makanya kita berharap semua pihak ikut membantu dan mendukung percepatan pembangunan RS Regional ini,” tutup Dadek.[adv]

Leave a Reply