Abdya, RUBRIKA.id – Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Barat Daya (Abdya) yang baru mengatakan kasus SPPD Fiktif Anggota DPRD Abdya akan berlanjut.

Meski begitu, dirinya meminta waktu untuk terlebih dahulu mempelajari kasus dimaksud.

“Kita tetap melanjutkan, melanjutkan penyelidikannya nanti bagaimana kesimpulan di akhir, kita lihat pengembangan kedepannya bagaimana, Kita tetap komitmen apa yang telah dikerjakan oleh TIM kita, dipelajari terlebih dahulu baru diambil kesimpulanya di akhir,” ucap Kepala Kejari Abdya Nilawati, Kamis (7/11).

Hal itu disampaikan beberapa saat usai lepas sambut pada acara serah terima jabatan Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Barat Daya antara Abdul Kadir, SH.MH dan Nilawati, SH.MH di Pendopo Bupati setempat.

Terkait jangka waktu kapan dimulainya kembali penangganan kasus SPPD fiktif Kajari Abdya itu menyebut secepatnya setelah dikomfirmasi terlebih dahulu pada kasi-kasi.

“Secepatnya InsyaAllah, kita akan melanjutkan, setelah kita komfirmasi dengan kasi-kasi, meneliti kembali dengan beberapa tahapan lagi yang harus kita lalui,” tambahnya.

Awak media juga mempertanyakan kasus dugaan korupsi PDAM Gunung Kila dan kasus E-learning (TIK) mengingat kasus-kasus tersebut telah menjadi perhatian khusus warga Abdya. Kajari Nilawati mengatakan bahwa kasus tersebut juga dalam tahapan proses.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here