“Taqwallah itu ibarat pohon, keras batangnya, lembut rantingnya.”

Ucapan itu bukan quite. Itu ungkapan yang disampaikan seseorang tamu undangan usai menghadiri kegiatan penyerahan SK Kenaikan Pangkat ASN di Aceh Barat, Selasa (24/9) sore.

Sosok yang mengaku kenal Taqwallah itu menyebut jika Taqwallah lebih banyak dikenali kakunya daripada sisi kocaknya. Taqwallah disebut memang keras pendiriannya terkait prinsip kerja tapi tetap bisa kocak di luar jam kerja. Taqwallah juga dinilai lembut hatinya jika terkait masalah kemanusiaan.

“Saya awalnya mengira beliau akan kaku, tapi tadi saya tertawa begitu juga peserta lainnya,” katanya, Selasa (24/9) sore seraya menyampaikan beberapa pernyataan kocak yang disebutnya sebagai humor satire.

“Semua dikerjakan kecuali yang penting-penting.”

“ASN yang imannya setebal lidah buaya, siang dimanfaatkan untuk ngerjain orang, malam dimanfaatkan untuk mohon ampunan.”

“ASN yang imannya setipis kulit bawang, siang dimanfaatkan untuk berkerja dengan benar, malam dimanfaatkan untuk istirahat hingga puas.”

Peserta lain, di Kutacane juga menyebut tidak bisa menahan tawa saat Taqwallah menyampaikan penjelasan, namun langsung menyadari bahwa dibalik pernyataan kocak Sekda Aceh itu terkandung sindiran yang “menendang.”

“ASN itu insan pilihan yang diberi tiket surga, tapi masih ada yang memilih tiket masuk neraka, buktinya masih ada yang menyulitkan urusan orang lain.”

“Berkerja baik dan benar itu mudah lagi memudahkan, tapi masih saja ada yang merasa susah lagi menyusahkan diri dan orang.”

Tanggapan yang sama dari beberapa peserta di lokasi penyerahan SK Kenaikan Pangkat lain seperti di Gayo Lues, Aceh Tengah, Langsa dan Pidie juga sama. Berikut beberapa pernyataan yang disebut humor sindiran dengan maksud mengubah budaya kerja ASN.

“Pejabat di eksekutif itu diberi gaji, tunjangan, dan fasilitas agar bisa berpikir mengatasi kekurangan, sayangnya masih ada yang cakapnya melapor kekurangan.”

“Pejabat harus tahu dan peka akan keadaan di bawahnya, bukan lebih ahli dan habis waktu melayani atasannya sambil mengutip bawahan.”

“ASN yang tidak berestetika dalam kerja akan memilih jalan yang susah meski ada jalan yang lebih mudah.”

Sekda Aceh, dr Taqwallah M. Kes sejak 24 September 2019 menyerahkan sebagian dari total 2663 SK Kenaikan Pangkat dan 27 SK Pensiun di 12 lokasi se Aceh. Terakhir akan berkunjung ke Simeulue, 1 Oktober 2019.

“Tanggal 1 Oktober 2019, sebelum matahari terbit, semua hak ASN (SK Kenaikan Pangkat) sudah diterima oleh yang berhak,” katanya di pertemuan di Pidie, Sabtu (28/9).

Di Banda Aceh, dalam pertemuan dengan BPJS Ketenagakerjaan, usai menutup MTQ di Pidie, Taqwallah tersentuh dengan fakta masih sedikitnya tenaga kerja yang menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan padahal mendapat fasilitas unlimited untuk berobat jika terjadi kecelakaan kerja.

“Kasih data dan fakta valid ke saya dan saya siap bantu agar peserta BPJS Ketenagakerjaan di Aceh bertambah,” katanya. [adv]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here